Ruangkerjacreative.com – Cinta adalah sebuah “kata” yang tak pernah lepas dari hidup manusia dan juga sebagai “kata” yang paling sering muncul dalam sebuah lagu.

Banyak dari manusia menciptakan lagu tentang cinta dengan segala perspektif dan sudut pandang, serta berbagai pengalaman empiris si pencipta. Mungkin lagu-lagu bertema cinta akan abadi dan tak kan pernah kering sebagai sebuah bentuk karya cipta. Melihat bahwa Cinta itu sendiri merupakan sebuah bentuk nikmat dari Tuhan yang dipersembahkan pada setiap makhluk hidup tanpa terkecuali. Makna dari kata cinta begitu luas dan dalam, maka kata ini menjadi berbeda bagi setiap insan, karna Cinta adalah sebuah kata yang melalui proses dan di cerna multi tafsir. Ujung Kuku yang karyanya lebih banyak bicara tentang Human Interest dan
Environment Interest memandang Cinta adalah substansi dari karya-karyanya. Perasaan tentang cinta dan musik sangatlah diperlukan sebagai pondasi pola fikir musisi agar bagaimana cara pesan yang disampaikan membuat para pendengar hanyut dalam dimensi bunyi.
Makna atas cinta Tentu saja tidak sesederhana penyempitan makna cinta yang banyak dipahami dalam ranah relasi laki-laki dan perempuan, patut disadari bersama bahwa
cinta secara mendasar sejatinya adalah Proses penciptaan alam semesta dan isinya, termasuk salah satunya adalah Manusia sebagi mahluk yang sangat merasakan keberadaan rasa, Cinta adalah sebuah ketulusan, keikhlasan, kedamaian dalam berelasi. Sehingga, baik human interest maupun environment interest sendiri kemudian menjadi ranah cinta.

Lagu Seperti Cinta Ini adalah salah satu lagu yang akan muncul di album ke-2 Ujung
Kuku (on progress) nanti. Lagu ini lahir berawal dari sebuah syair yang ditulis secara
apik dan dalam oleh Buteng Swami Ahimsa (sahabat saya). Syair tersebut diberikannya
kepada saya pada tahun (2014). Hanya butuh sekali baca, saya pun langsung tertarik
atas ijinnya kemudian saya membuatnya menjadi sebuah lagu. Seperti yang sampaikan diatas ketika kita berbicara tentang cinta, maknanya bisa sangat beragam dan menjadi multi tafsir. Begitu pula yang saya rasakan saat membaca syair ini. Keberagaman makna cinta yang saya tangkap dari syair tersebut mendorong saya untuk membuatnya dalam 2 versi aransemen, pun dengan video musiknya. Di sini sisi menariknya.

Atas dasar itu pula lah maka Lagu “Seperti Cinta Ini” saya pilih sebagai single pertama di
album ke-2 Ujung Kuku. Proses penggarapan audionya dilakukan di 2 studio. Untuk
versi 1 (akustik) digarap di Baraindie Studio Banjarnegara dan versi 2 (band) digarap di
Rocket Studio Purwokerto. Proses akhir audio (mixing dan mastering) dikerjakan di
Baraindie Studio Banjarnegara melalui sentuhan Abus Potensio sebagai “juru masak”nya menjadikan lagu ini lebih nyaman secara audio. Sementara untuk penggarapan video musiknya digarap oleh Tartop Works, video maker Banjarnegara (versi 1) dan Reno Rolander, dkk, video maker Purwokerto (versi 2). Ide cerita pada 2 video music inipun dibuat berbeda untuk mempresentasikan makna cinta yang beragam tadi.

Kedua versi lagu Seperti Cinta Ini, termasuk video musiknya sudah dirilis pada hari Sabtu, 22 Agustus 2020 di Siapa Hendak Turut Coworking Space Banjarnegara. Semoga ini bisa memberikan warna bagi perkembangan musik Indonesia kedepannya.