Ruangkerjacreative.com – Jogja memang tak akan pernah kehabisan musisi. Istilah itu tentu saja bisa dibuktikan dengan kehadiran Eastern Gangster saat ini. Meski hadir di tengah-tengah ribuan musisi kota gudeg, nyatanya duo rock yang beranggotakan Garry Mailangkay (vokal, gitar) dan Alvian Vinuria (drum) ini betul-betul membuktikan eksistensinya dengan karya orisinal mereka.

Tujuh lagu yang dengan tajuk album ‘Terbang Ke Segala Penjuru’ ini baru saja dirilis Eastern Gangster pada akhir Juni 2021. Namun sebelumnya mereka sudah mengeluarkan tiga lagu lepas, yakni Serigala Belantara (2018), lalu Marah-Marah (2019), Sakit Hati (2020).

Mengenai judul album ‘Terbang Ke Segala Penjuru’, Garry menjelaskan bahwa konsep album mereka adalah tentang beragam fase perjalanan dalam hidup keseharian seperti; momen jatuh cinta, penolakan dan sakit hati, kemarahan, lepas kendali, masa-masa berjaya akan cinta, masa-masa cuek dan tidak tahu malu.

“Jadi ‘Terbang Ke Segala Penjuru’ sendiri lebih mewakili perasaan dari itu semua. Masa-masa luka dan penyesalan yang lalu dengan sendirinya tercerahkan satu per satu. Semuanya tergambarkan dalam tujuh lagu kami ini,” ujar Garry mengawali.

Kata Garry, album ini juga sempat bikin bertanya-tanya beberapa teman kenapa harus ‘nekat’ dirilis saat pandemi. Mengingat pandemi sangat membatasi gerak para musisi untuk mempromosikan karya mereka secara langsung, panggung demi panggung jadi urung diselenggarakan.

“Kami nggak terlalu memikirkan pandemi dan soal rilisan karya-karya kami. Nggak ada masalah. Karena bagi kami perilisan ini lebih atas nama karya dan ekspresi aku dan Vian,” kata Garry.

“Justru pada saat pandemi inilah kami berharap karya kami bisa lebih diapresiasi lagi. Karena kami juga merilis penuh album ini di gerai-gerai musik digital,” sambung Vian.

Menurut Vian, album Eastern Gangster ‘Terbang Ke Segala Penjuru’ ini sudah dirilis hampir pada semua toko musik digital, seperti Spotify, Deezer, Apple Music, dll. Namun pada album ini, Eastern Gangster secara khusus berkonsentrasi mempromosikan album mereka di Bandcamp.

“Sangat diharapkan teman-teman mau membeli album hi res audio-nya di sana (Bandcamp). Karena menurut kami mereka cukup fair dengan masalah pembagian keuntungan. Pembayarannya pun praktis,” tambah Vian.

Mengenai rencana ke depannya, Garry dan Vian ingin membuat lagi video klip dari beberapa lagu yang ada di album ‘Terbang Ke Segala Penjuru’. Bahkan rencananya ketujuh lagu itu kemungkinan akan dibuat versi live studionya dengan format video.

“Tanggal 7 Juli juga kita akan rilis merch dan kaset, tapi limited. Infonya bisa terus dipantau dari akun IG Eastern Gangster. Bisa juga via akun pribadi kami berdua,” tutup Garry.

Sekadar diketahui, Eastern Gangster awalnya merupakan proyek musik instrumental Garry Mailangkay beserta teman-teman musisi Jogja untuk event tahunan Kustomfest. Kala itu konsep musiknya rock dengan persilangan bermacam genre musik lainnya.

Namun seiring waktu berjalan, Garry justru mulai menabung banyak lagu dan mengajak Vian untuk membuat konsep proyek musik baru dengan format duo di bawah bendera Eastern Gangster. Kebetulan Garry dan Vian juga sempat bergabung dengan band yang sama, yakni Laquena.