Ruangkerjacreative.com – Lantang dan tidak masuk akal, “TRAP ME!” menyoroti fase denial atas hubungan percintaan yang tidak sehat saat Indysellen, sebagai penulis lagu, menyadari bahwa hubungannya sudah tidak berjalan dengan baik namun Ia dihantui kesulitan untuk melepaskan seseorang. Single baru IndysellenTRAP ME!”, yang diproduksi oleh Ongky Yosep dan Ngurah Bagus, ingin lebih menekankan pada layering vocal sebagai substitusi dari instrument musik, untuk memberikan sebuah sesuatu yang baru dari sound Indysellen sebagai penyanyi solo. Lagu ini juga menawarkan tambahan layer-layer vocal pada kata-kata tertentu, ditambah dengan backing vocal yang rapat di bagian akhir yang akan terdengar seperti teriakan dari sebuah emosi, membuatnya memiliki ikatan yang jelas antara music dengan sisi keputusasaan dari cerita di baliknya.

Melanjutkan dari cerita di single pertamanya yang berjudul The Night, “TRAP ME!” Mengangkat secara spesifik pengalaman berat Indysellen saat Ia menjalani sebuah disrespectful relationship. “TRAP ME!” menceritakan situasi dimana kekasihnya memiliki hubungan dengan orang lain berulang kali, dan dengan rasa tidak bersalah orang tersebut akan selalu kembali, namun tetap mengulang kesalahan yang sama lagi dan lagi. “TRAP ME!” merupakan sebuah momen saat Indysellen merasa gila akan kekasihnya dan terjebak oleh perasaannya sendiri karna memiliki cinta yang terlalu dalam pada seseorang. Pada akhirnya Indysellen lebih memilih untuk membiarkan dirinya terjebak di dalam hubungan yang menyakitkan dibanding harus merelakan orang tersebut tidak berada di hidupnya lagi. Keputusasaannya dibuat semakin terlihat jelas pada bridge, dimana Ia menegaskan dengan lantang bahwa akan mengijinkan kekasihnya melakukan apapun, melakukan kesalahan yang berat sekalipun, asalkan Indysellen tidak kehilangan orang yang Ia cintai. “It’s like the moment when I keep denying any truth, and I just wanna stay there, standing with the same person, even though the truth is telling that I’m drowning in neck-deep relationship hell”, cerita Indysellen.