Ruangkerjacreative.com – Menuju akhir tahun 2021, RUAM, band rock serampangan asal Wonosari akhirnya memperkenalkan karya perdana mereka dengan judul “Contentious”. Band yang saat ini digawangi oleh Ahmad Tubagus (Gitar), Marcell Yoga (Bass), Luthfi Yudan (Drum) dan Rae Yoratian (Vokal) tersebut, resmi memperkenalkan debut karyanya pada hari ini, Jumat (20/08/2021) melalui beragam platform dengar digital.

“Contentious” sendiri mengisahkan tentang sebuah migrasi besar-besaran yang dilakukan oleh sekelompok orang, yang mana dalam perjalanannya itu ada satu hal yang menjadi tujuan utama, yakni sebuah rumah yang telah dijanjikan kepada mereka semua. Namun, setelah banyaknya waktu yang mereka habiskan dalam perjalanan tersebut, dengan berbagai halang rintang yang telah ditemui, tanda-tanda dari hal yang menjadi tujuannya belum juga mendapatkan titik temu. Keraguan, kekhawatiran dan keluh kesah pun menjadi sesuatu yang begitu nyata terlihat di depan mata.

Rae Yoratian, vokalis sekaligus salah satu penulis lagu untuk single perdana bagi RUAM itu menjelaskan, perjalanan yang dimaksud dalam “Contentious” itu sendiri merupakan sebuah analogi dari sistem yang sedang berlangsung. Sedangkan rumah yang telah dijanjikan kepada sekelompok orang tersebut, merupakan sebuah bentuk gambara dari kesadaran palsu yang telah memberi mereka harapan.

“Memudarnya harapan itu menimbulkan skeptisisme dalam benak manusia, dan ketika tidak terjawab dapat menimbulkan ledakan emosional yang mengacaukan batin manusia. Hingga sampai pada suatu titik, hanya satu tempat yang dapat dituju, satu tempat untuk membuang asa, yaitu Sang Maha Esa,” ungkap Rae tentang “Contentious”.

Ahmad Tubagus melanjutkan, bukan proses yang mudah bagi mereka untuk memperkenalkan karya dari bandnya itu kepada khalayak luas. Butuh waktu lebih dari satu tahun bagi RUAM dalam memantapkan diri merilis “Contentious”, juga beberapa karya mereka lainnya yang akan dirilis setelah single ini dperkenalkan.

“Prosesnya cukup lama bagi kami dalam memantapkan diri untuk memperkenalkan Contentious dan juga beberapa karya kami yang lain kepada khalayak luas. Walau begitu, dalam prosesnya kami menemukan banyak sekali keasyikan yang kami temui saat menciptakan beberapa karya untuk RUAM,” tutur gitaris yang akrab disapa Bagus ini.

Lanjutnya, keasyikan yang mereka temui saat berproses itu seperti saat Ketika para personil RUAM saling merespon hal-hal yang terjadi di sekitar mereka, bertukar sudut pandang tentang sebuah peristiwa yang mereka tangkap serta dinarasikan, dan masih banyak lainnya. Kata dia, dari hal-hal itulah yang membantu RUAM untuk lebih mudah meresponnya ke dalam bentuk musikal.

RUAM berharap, melalui lahirnya “Contentious” di tengah para pecinta musik, karya ini bisa menjadi sebuah lembaran baru bagi band yang terbentuk sejak tahun 2019 lalu tersebut, juga bagi siapapun yang mendengarkan lagu ini di masa yang serba tidak pasti ini.

“Lewat lagu ini kami berharap, semoga Contentious bisa menjadi sebuah lembaran baru bagi kami (RUAM), juga bagi siapaun yang mendengarkan karya ini. Selain itu, semoga setelah lahirnya Contentious bisa membantu memberi penyadaran kepada banyak orang, bahwa di dalam setiap kondisi yang membuat seseorang merasa sulit, akan selalu ada harapan untuk siapa saja yang membutuhkannya. Semoga single ini pun bisa menjadi pintu masuk yang baik bagi kami untuk kembali merilis beberapa karya yang sudah siap kami rilis di tahun yang sama,” tambah Bagus.

Single perdana dari RUAM sendiri dirilis secara resmi di bawah naungan Omnimore Records. Selain itu, dalam proses pengerjaan karya musiknya sendiri, RUAM dibantu oleh Sasi Kirono dari Satrio Piningit Studio untuk proses pengerjaan mixing dan mastering untuk lagu “Contentious”. (*)