Ruangkerjacreative.com – Sebuah kolaborasi dari tiga musisi asal Yogyakarta, yaitu Elang Nuraga dari The Finest Tree, Arman Harjo dari Langit Sore dan Sebastianus Ferdy dari The Aline membuat sebuah gebrakan baru dengan membuat single “Hingga Kau Tahu”, yang menjadi titik awal proyek mereka. Bermula dari ajakan kolaborasi Arman Harjo dari awal pandemi tahun 2020, dan baru terealisasi pada tahun 2021 ini.

Ini merupakan sebuah kolaborasi yang fresh, dimana menampilkan 3 musisi besar dari Yogyakarta, semoga ini bisa menjadi gebrakan baru agar dapat bisa memberi semangat bagi para musisi untuk terus berkarya ditengah pandemi.

“Awal ketemu Arman mampir kerumah saya, gitaran diteras rumah nyari lagu terus saya kepikiran ada stok lagu yang terarsipkan tapi belum pernah dirilis sebelumnya. sebenernya memang banyak arsip lagu yang memang saya tabung dan sengaja belum dirilis karena beberapa lagu terasa kurang cocok dari segi gaya lagu dan ide cerita jika dibawakan oleh TFT. Ada 2 lagu saya yang kami coba mainkan disitu, dan terpilihlah lagu ‘Hingga Kau Tahu’, mungkin bisa jadi rumah yg tepat untuk dirilis pikir elang. Lagu ini juga masih belum utuh dari segi lirik, maka dari itu ada beberapa part yang dibantu oleh Arman dalam penulisan lirik”. Ucap Elang

Di hari-hari sebelumnya Elang juga sedang giat terlibat kerjaan aransemen bersama Ferdy untuk kepentingan klien musiknya. Dalam waktu yang bersamaan Elang kepikiran untuk menghubungi Ferdy menawarkan ikut terlibat dalam pembuatan musik “Hingga Kau Tahu”. Karena memang basic lagunya yang terbilang sangat pop, Elang menginginkan nuansa lagunya ada sentuhan modern supaya lebih menarik untuk didengar khalayak ramai.

“Meracik musiknya dengan bahan-bahan pilihan dan bumbu-bumbu tradisional dan olahan yang ciamik. Sesuai dengan selera masyarakat dunia”. Ucap Arman

Akhirnya terjadilah kolaborasi project antar musisi yang mengisi di lagu ini adalah Elang Nuraga dari The Finest Tree, Arman Harjo dari Langit Sore dan Sebastianus Ferdy dari The Aline. Musik yang diusung bertemakan semi ballad Pop yang dikemas dengan sentuhan modern dan juga sedikit sentuhan Rap. Semua dikerjakan secara mandiri di studio rumahan milik Elang Nuraga (NRG Studios) dan Sebastianus Ferdy (SFR Records).

“Lagu ini bertemakan tentang cinta dari sudut yang agak unik/berbeda. Tentang seseorang yang mencintai pujaan hatinya tapi tak kunjung mendapat kepastian. Yang satu ingin hubungan berstatus, yang satu lagi tidak mementingkan status. pacaran atau enggak sih ini ?. Meskipun menjalani hubungan yang tidak pasti, dia berusaha menunggu dan tetap memperjuangkan cintanya”. Tambah Elang kepada media.

Kalau mengutip dari trailer-nya drama Nevertheless di Netflix, Park Jae-uhn ini mengatakan, “Apa orang harus berpacaran? Kenapa dua orang tak bisa hanya dekat?” Dan di lagu ini memiliki kemiripan inspirasi seperti di dalam drama Nevertheless tersebut.