Ruangkerjacreative.com -Setelah  hampir  2,5  tahun  meramu  amunisi  didivisi  perekaman,  akhirnya  Rebellion  Rose  merilis  full album  ke-3  pada  Maret  2018  yang  berjudul  “Sehat  Selalu  Sodaraku”.  Disela-sela  kesibukan  masingmasing personil  dan jadwal panggung  luar kota  yang terhitung padat disetiap bulannya,  Rebellion Rosetetap  fokus  untuk  menyelesaikan  album  terbarunya  ini.  Album  ini  hadir  dengan  konsep  Boxset,  berisitotal  15  items  didalamnya  termasuk  CD  Album,  Berdera,  Kaos,  Mal  Stencil  dan  lain-lain.  Seperti  yang sudah-sudah,  Rebellion  Rose  mendistribusikan  album  nya  sebagain  besar  secara  direct  selling.“Tujuannya  agar  kita  tetap  menjalin  interaksi  langsung  dengan  Comrades  (sebutan  sodara-sodaraRebellion Rose) serta lebih mempererat jalin persaudaraan kita.” terang  Oomilham,  Team Merchandise.

Untuk  memperluas  jangkauan  distribusi,  Rebellion  Rose  juga  menjalin  kerjasama  dengan  relasi  yangdisebut Album Supporters yaitu berupa toko musik dan merchandise yang tersebar di seluruh Indonesia.Sehat Selalu Sodaraku merupakan pesan kerinduan dan doa sederhana yang didedikasikan untuk bumi pertiwi,  alam  raya,  cinta  kasih,  persaudaraan,  barisan  perlawanan,  api  semangat  solidaritas  rakyat indonesia dan semua yang  bernafas dan tak bisa tidur pulas melihat ketidakadilan sosial meraja.  Berisi total  20  lagu  dialbum  ini,  Rebellion  Rose  banyak  mengangkat  tema-tema  sosial  solidaritas  danperlawanan  seperti  pada  lagu,  Negara  Kesatuan  Republik  Investor,  Aku  Bencana,  Libertas  dan  IA/YK.

Deretan  tema  persaudaraan  dan  kebersamaan  pada  lagu  Sehat  Selalu  Sodaraku,  Porak-Porandakan,Rangkul  Kembali  dan  Barisan  Juang.  Ada  pula  peluru-peluru  penyemangat  (Booster)  pada  Sindikat Pekerja  Keras  dan  Maju  Menantang.  Tidak  lupa  juga  single  tentang  anti-war  atau  penolakan  keras terhadap perang pada  Langit kan Bersinar. Dialbum ini juga terselip balada pesan cinta dan kerinduan pada  Akulah Peluru dan Damai Bersamamu. Serta menariknya lagi, ada single berdurasi 12 menit yang merangkum 7 lagu sekaligus termasuk cover version  didalamnya, adalah Setajam Belati Beribu Arti  yang diciptakan oleh Rebellion Rose sebagai intro  dan outronya, Mentari  diciptakan oleh Iwan Abdurrahman, Darah  Juang  oleh  John  Tobing,  Pembebasan  (Buruh  Tani)  oleh  Safi’I  Kemamang,  Setara  oleh  Bunga Hitam dan Berita Kepada Kawan oleh Ebiet G. Ade.

Di album ini,  Rebellion Rose mengajak serta para inspiratornya untuk berkolaborasi, JRX, front man  dariSID  & Devildice asal Bali ini di balada  Akulah Peluru. Ada juga Legenda-Legenda  Punk dari Jakarta yaitu Marjinal pada  lagu  Damai Bersamamu,  dan  Bunga Hitam di  Rangkul Kembali. Serta  pula  Roy dari The Djihard dan Punks Reformasi dari Bali pada anthem N.K.R.I. Semua ini dapat terlaksana tentunya dengan proses rekaman yang istimewa dan masing-masing berbeda. “Sungguh berkesan, tak terlupakan dan Thx God impian kita terwujud untuk berkolaborasi bersama para panutan, terimakasih sebesar-besarnya.”ungkap Amek.

Rebellion Rose sendiri terbentuk pada 2008 di YK, mengusung musik oldskool-punkrock dengan personil tetap Fyan Sinner pada  vokal, Amek pada gitar dan vokal, Komenx pada  bass dan vokal, Roman pada lead gitar serta Ceking pada drum. Rebellion Rose telah merilis 2 E.P Album yaitu  Kiss The Mainstream Goodbye (2009)  dan  Whatever Doesn’t  Kill You, Makes You Stronger (2010). Serta 2 Full Album  For All Allies, Comrades and Enemies (2011) dan #partaianarki (2015).  Di full album ke 3 Sehat Selalu Sodaraku ini,  untuk pertama kalinya semua tracks  didalamnya  berbahasa Indonesia.  “Alasannya sederhana, agar berbagai pesan didalamnya dapat tersampaikan  langsung dan menusuk. Pemilihan kata membuat saya lebih  berpikir keras dan berusaha jujur untuk menulisnya” jelas Fyan Sinner, sebagai penulis lagu.

Untuk album  terbaru  ini,  tema  yang  diangkat  tidak  jauh  berbeda  dengan  album  sebelumnya  (#partaianarki) yang  dimana  tetap  berbicara  masalah  sosial,  perlawanan  dan  cinta.  “Pemilihan  karakter  sound  masih sama, tebal dan lantangnya. Pada dasarnya album #partaianarki kemarin, merupakan titik dimana musik kami mulai terdengar berkarakter dan dewasa, kemudian berlanjutlah dialbum terbaru ini.” ujar Ceking. Untuk rencana kedepan, album ini akan di luncurkan (Launching) pada bulan Agustus 2018 mendatang di  YK  dan  bertetapan  dengan  harlah  1  dekade  (10  tahun)  Rebellion  Rose.  “Rencananya,  kita  akan mengundang Marjinal dan JRX  beserta teman-teman lainnya” terang Nirwan, Manager Rebellion Rose.

Sebelumnya,  Rebellion  Rose  telah  mengadakan  Tour  Promo  Album  dalam  tajuk  “Parade  Tour  Sehat Selalu Sodaraku” seri 1 sampai 4  di 23 kota dan beraksi di 32 panggung, termasuk di Bandung dan Bali dalam  kurun  waktu  Mei  2017  sampai  dengan  Februari  2018.  Rencananya  lagi,  setelah  lebaran  pada bulan  Juni  2018  sampai  Agustus  2018,  Rebellion  Rose  Akan  mengadakan  Soft  Launching  Album ketiganya  ini  dibeberapa  kota,  termasuk  Jakarta,  Bekasi,  Bandung,  Semarang,  Jember,  Malang  dan Surabaya  yang  sudah  mendapat  respon  positif  dalam  penyelenggaraannya.  “Tentunya,  kita  banyak dibantu  oleh  teman-teman  Comrades  diberbagai  kota,  dan  sampai  saat  ini  sedang  dalam  tahap penggodokan acara” jelas Rake, Roadie Rebellion Rose.

Untuk bisa berkomunikasi langsung dengan comrades diberbagai daerah, Rebellion Rose mengandalkan berbagai media sosial terutama instagram (@rebellionrose_official) yang di link  menuju  Facebook  Fans Page (Rebellion Rose YK). Beberapa video klip untuk lagu-lagu di album terbaru ini sudah bisa disaksikan di Youtube Channel (REBELLIONROSE), dan untuk menikmati lagu-lagu dialbum sebelumnya, sudah bisa didengarkan langsung di Spotify, iTunes serta berbagai kanal digital musik lainnya. “Semoga karya kita dapat memberi pencerahan dan diterima masyarakat luas” tutup Komenx dan di amini Roman.

%d bloggers like this: