Ruangkerjacreative.com – Monohero, trio audiovisual asal Malang baru saja merilis Music Video (MV)  “Desember Jangan Menangis”. MV ini disutradari oleh Jovian Fraaije, videografer yang juga berasal dari Malang dan pernah terlibat dalam penggarapan video beberapa musisi, dari TuanTigaBelas, Sore, hingga Slank.

“Secara personal, ‘Desember Jangan Menangis’ adalah lagu favoritku dari album Awake,” tutur Jovian. “Terus moro kepikiran, ‘kayaknya asik semisal aku bikin’in MV buat lagu ini.”

Gayung bersambut, terciptalah diskusi akan hal ini. Jovian mulai intens berkomunikasi dengan Monohero, terutama Arie Omen (vokalis), si penulis lirik. Lalu terciptalah konsep segar untuk mencampur animasi dan take realis di dalamnya.

Awake adalah album yang terkonsep. Setiap lagu berurutan membentuk sebuah kisah perjalanan. Nah lagu ini kayak puncak emosionalnya… Fase seorang manusia akhirnya tunduk menerima takdir, setelah terus menerus lari menghindarinya,” jelas Jovian.

“Makanya video ini dominan dengan adegan Omen lari di berbagai tempat. Lalu ada campuran animasi di dalamnya untuk membedakan kehidupan sureal yang penuh pesan & kehidupan realis yang penuh tanda tanya,” pungkasnya.

Jovian tentu tak bekerja sendiri. Ia dikeliling rekan-rekan yang setia di kiri-kanannya. Tercatat ada Benigno Adib sebagai sutradara animasi, Dimasngehe di kursi Director Of Photography (DOP) sekaligus editor, Aswoood (animator), dan Bayu Rizky (Aerial). Tak lupa, ada Ngalamstore & GOODVIBES Creative yang mendukung setia mendukung project ini dari awal hingga akhir.

Sebagai tambahan, launching MV ini dilakukan di bioskop Movimax Dinoyo, Malang pada tanggal 8 April 2021. Acara bersifat private screening ini turut mengundang rekan-rekan media dan kawan-kawan dekat. “Ya semacam syukur’an kecil-kecil’an aja sebenarnya” kata MF Wafy sebagai komposer unit ini.

Flashback sejenak, “Desember Jangan Menangis” sebenarnya bukanlah karya baru. Sebelumnya ia pernah dirilis pada tahun 2019 sebagai single, lengkap dengan visualizer yang diproduksi oleh Beb, penanggungjawab visual Monohero. Lagu tersebut lalu masuk menjadi trek kesembilan Awake (album perdana Monohero) pada 2020.