Ruangkerjacreative.com – Setelah sebelumnya meluncurkan single “Langit Dan Senja” dan “Jalan Cerita” pada bulan Juli dan September 2020 lalu, Assalova kembali merilis “Fajar” dan menjadi sekuel terakhir dari konsep trilogy Assalova, yang dirilis 21 Oktober 2020, dan ketiga lagu tersebut saling berkaitan. “Fajar” dikemas dengan aransemen pop-jazz, dengan instrumentasi yang cukup padat namun ringan untuk dinikmati, dan bisa mewakili makna dari lagu ini. Materi lagu “Fajar” diambil dari pengalaman pribadi Assalova yang dituliskan dalam sebuah lagu. Menceritakan tentang dua insan yang saling mencintai namun dipisahkan oleh banyaknya perbedaan dan takdir. Layaknya Fajar dan Senja, walaupun keduanya sama-sama indah dan mempesona, namun menghiasi laman yang berbeda dan takkan pernah bersatu.

dilanjutkan lagu Langit & Senja, bercerita tentang persahabatan 2 insan yang salah satu dari mereka (Langit) menyimpan perasaan cinta kepada Senja, namun cintanya tak berbalas karena Senja masih terbayang sosok cinta di masa lalunya, yaitu Fajar. tapi Langit selalu menerima apa adanya Senja yg terkadang cerah, kadang gelap, Langit selalu menerima.  

“Jadi trilogi ini intinya sama – sama bercerita tentang perpisahan. Berawal dari lagu Fajar, ceritanya Fajar & Senja itu saling mencintai, tapi karena banyaknya perbedaan dan dipisahkan juga oleh takdir, mereka akhirnya harus berpisah. makna “perbedaan” di sini bisa karena latar belakang yg terlalu berbeda, bisa karena beda agama, beda visi misi, sudah dijodohkan dgn yg lain, dan yang lainnya, hingga akhirnya takdir yang menentukan mereka berpisah. layaknya Fajar dan Senja, walaupun keduanya sama2 indah, tapi mereka menghiasi laman yang berbeda dan takkan pernah bersatu”. Ucap Assalova

lalu ditutup dengan lagu Jalan Cerita, yang bercerita bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan. dan sebelum perpisahan itu benar2 terjadi, mereka ingin menikmati waktu bersama. walau harapannya perpisahan itu tidak terjadi, namun itu hanyalah sebuah harapan, karena bukan kita pemegang jalan cerita ini.

“Lagu ini ada kaitanya dengan kedua laguku sebelumnya. Kalau di ‘Langit Dan Senja’ kan menceritakan tentang 2 orang sahabat yang salah satunya (Langit) memiliki perasaan lebih ke sahabatnya (Senja), tapi ternyata Senja belum moveon dari cinta di masa lalunya, yaitu Fajar. Nah di lagu ‘Fajar’ dijelasin, kenapa Fajar dan Senja itu berpisah. Lalu ditutup dengan lagu ‘Jalan Cerita’, yang ingin menikmati waktu bersama walaupun mereka tau nantinya akan berpisah.” Tambah assalova

“Fajar” merupakan karya terbaru dari Assalova di tahun 2020 yang diciptakan dan diaransemen oleh Assalova, dibantu Abita Wisnu sebagai string arranger. Setelah membuat komposisi lengkap dengan aransemen bandnya, Assalova juga melibatkan tim quartet string dari Jogja. Proses rekaman dan mixing mastering dilakukan di Tracking Studio Purwokerto oleh Budi Buds.

“Alhamdulillah, aku bersyukur banget di masa pandemi seperti ini aku masih dikasih kesempatan sama Allah untuk berkarya. Walau di awal cukup ribet urus aransemen string harus kirim-kiriman file via online karena stringnya kan di Jogja, aku di Purwokerto. Tapi seru sih, dan aku sangat menikmati prosesnya.” Tutup Assalova