Ruangkerjacreative.com – Penyanyi dan penulis lagu yang menetap di Singapore, Dru Chen menulis balada romantis, lagu  yang dekat dengan hatinya. Menyuguhkan pandangan yang mempesona dari Paris, Perancis dengan kedai  kopinya dan fashion yang menawan, lagu R&B ini bercerita tentang menaruh hati pada suatu hal yang tidak  pernah sepenuhnya dijamin. “It was written during a time of intense vulnerability, when life and love went  through tumultuous ups and downs,” kata Dru

Eiffel tower ditulis oleh Joel Tan dari Gentle Bones dan Dru Chen, dan diproduksi oleh Dru sendiri.  Syairnya tenang dan intim, kontras dengan paduan suara yang ramai membuat kita merasa seperti sedang  merayakan cinta, terutama dengan nyanyian Dru, “Pray you don’t let me go / ‘Cause who’s gonna catch  me / When I fall for you”. Lagu ini bicara langsung dari hati – mendorong kita untuk membiarkan cinta, atau  l’amoreux (kekasih) masuk ke dalam hidup kita.  

Dalam keadaan pandemi, harapan kita untuk berpergian pupus, Eiffel Tower juga menunjukkan  perasaan yang melambung tinggi, memabukkan, yang dialami saat-saat bahagia dengan orang yang kita  cintai. Eiffel Tower adalah tentang mengeksplorasi hubungan – baik itu romantis, platonis atau  kekeluargaan, pada akhirnya akan menunjukkan hubungan manusia seumur hidup. Ini tentang  menemukan dunia melalui lensa yang baru dan terus mendorong satu sama lain untuk menjadi lebih baik. 

Lagu ini dimulai dengan, “It’s all because of your love” dan di sepanjang sisa lagu dibumbui dengan  berbagai emosi dan melodi. Kita juga mendengar riff gitar listrik di bagian bridge, mewakili keajaiban dan  imajinasi lagu Pop / R & B dalam perasaan hangat yang kita sebut cinta. Eiffel Tower menunjukkan  kedewasaan dalam produksi dan liriknya – menginspirasi pendengar untuk saling membantu dalam mengejar impian alih-alih menghancurkannya. “We can choose to come out stronger, more invigorated,  and more alive than ever,” kata Dru, “That is the ultimate human experience.