Ruangkerjacreative.com – Miris memang di industri yang cukup berkembang begitu mudah mengunggah lagu kedalam platform digital, sampai – sampai ada beberapa pihak yang memanfaatkan kondisi tersebut dan tidak menggunakan perkembangan teknologi dengan bijak. Hal ini dialamai oleh band hip – hop asal Yogyakarta bernama Xman Ndugal yang karyanya berjudul “We Don’t Care” dibajak oleh orang yang tak bertanggung jawab demi mengambil keutungan sepihak. 

Xman Ndugal merupakan grup hip – hop asal Yogyakarta yang beranggotakan Willy Novianto, Yoga Hendra Pratama & Agung Dwiyanto, band yang dibentuk pada tahun 2010 silam sudah menelurkan beberapa karya, salah satunya berjudul “We Don’t Care” yang dibajak oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan viral di beberapa platform digital,

Band yang masih aktif sampai sekarang, Xman Ndugal mencoba untuk terus bertahan meski kondisi begitu sulit akibat pandemi membuat beberapa personil memilih berpindah haluan untuk mencari sampingan menjadi pengemdui ojol dan berjualan, padahal seharusnya mereka saat ini bisa menikmati atas karya yang mereka buat, namun sepeserpun mereka tidak mendapatkan akibat pembajakan. 

Namun dari hasil kerjakeras, saat ini Xman Ndugal sudah mengajukan banding atas karya mereka yang berjudul “We Don’t Care”, dibantu oleh beberapa pihak dari Ruang Kerja Creative & Believe Indonesia yang memperjuangkan karya original dari Xman Ndugal dan berhasil merilis full album berjudul “We Don’t Care” sebanyak 14 lagu di kanal digital musik.Ini menjadi pembelajaran bagi musisi, supaya lebih hati – hati dalam menyimpan master lagu supaya karya kita tetap terjaga, karena pembajakan saat ini masih ada dan nyata demi mengambil keutungan sepihak tanpa memikirkan pencipta lagu.

“Ya mudah – mudahan setelah kami berhasil mengajukan banding kami bisa terus berkarya dan segera kembali kepanggung hiburan tanah air, karena kami sangat rindu menyapa teman – teman di Indonesia, ini akan menjadi pengalaman penting buat Xman Ndugal sekaligus menjadi semangat dalam membuat karya”. Tutup Willy kepada Ruang Kerja Creative.