Ruangkerjacreative.com – Cable Car Romance merupakan band punk melodic asal Kota Malang yang sudah berkarya
selama 10 tahun. Mereka sedang dalam proses penyelesaian lagu yang nantinya akan di rilis satu per satu. Untuk yang pertama ini, Cable (sebutan mereka) merilis single yang berjudul “Tenggara” sebagai potret yang pas jika mereka masih konsisten dalam musik yang mereka mainkan.

Tenggara sendiri merupakan lagu yang ditulis sebagai sebuah harapan untuk Indonesia yang nantinya akan menjadi tempat terbaik untuk berbagai macam perbedaan. Menurut Andhika, ia menulis lagu ini ketika dirinya melihat masalah yang terjadi di masyarakat masih seputar perbedaan yang mereka anut. Entah itu agama, ras, pilihan politik, hingga status sosial yang menyebabkan para masyarakatnya saling menolak satu sama lain. Sepenggal lirik yang berbunyi “Dan dunia tetaplah sama, kitalah suaka pencipta semua gulita” merupakan potret jika permasalahan yang terjadi bukan karena agama yang kita anut, politik yang kita pilih dan ras yang kita bawa, melainkan sifat para oknum yang tak mau berfikiran terbuka hingga menutup pemikiran manusia lain untuk saling menghargai.

Tenggara sendiri merupakan sebuah kata yang Andhika dapatkan di film Gundala-nya Joko Anwar, tempat dimana Awang (Godam) pergi mencari nasib yang lebih baik. Dan disebut pula dalam film Kala-nya Joko Anwar jika Tenggara merupakan tempat yang baru saja damai. Maka dari itu kata ini diambil sebagai perangkum lirik yang indah.

%d bloggers like this: